This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sunday, February 28, 2021

Tongngebbhan

Tradisi Tongngebbhan

Bulan Rajab salah satu bulan penuh berkah diantara bulan yang bulan yang lain. Di bulan rajab dan syaban biasanya banyak orang-orang melangsungkan pesta pernikahan (aparlo) madura.

Hari senin kemarin saudara di sebelah rumah mengadakan pesta pernikahan putri pertamanya. Sebelum melangsungkan aqdunnikah pihak laki-laki datang membawa lamaran berupa bahan makanan pokok beras, tepung, telur, minyak, mentega,kelapa,gula dan ada pula yang membawa kambing. Tiba di hari panyambelli yaitu hari dimana hewan sapi di eksekusi dan diolah menjadi berbagai macam masakan seperti : Sate, semur,rawon,abon,rendang. Maka pihak perempuan akan berkunjung ke pihak laki-laki yang dikenal dengan istilah TONGNGEBBHAN. 

Tongngebbhan adalah kunjungan dari pihak perempuan ke pihak laki-laki sebagai ucapan rasa terimakasih atas lamaran yang telah diantar kemarin. Proses tonggeppan akan dilakukan dua sampai tiga orang sebagai perwakilan dengan membawa hantaran berupa nasi,  ikan sapi dengan berbagai macam olahan, kue kering dan basah, menjadi hal yang sulit terlewati yaitu adanya dhudhul dan wajik. 

🌹Bejhik dan dhudhul adalah kue berbahan dasar sama yakni ketan, santan serta gula, bedanya pada bentuk.
🌹dhudhul berupa adonan  tepung ketan,santan dan berasa manis
🌹 bhejik berupa beras ketan,santan dan pun manis

Monday, February 15, 2021

Salting

Hari ini begitu padat acara yang harus aku jalani. Setelah menuntaskan kewajiban seorang pendidik, aku harus mengikuti rapat Kelompok Kerja Guru (KKG) di Kecamatan sebelah. Pukul empat belas akupun harus mengantar ibu ke swalayan untuk membeli kebutuhan dapur, maklum ibu tidak bisa naik sepeda jadi kemanapun pergi butuh driver.

Sebelum berangkat sekolah pak su minta tolong untuk memperbaiki kancing baju seragam PSH yang lepas. Jarum jam menunjukkan 06.49 WIB waktu yang sangat mepet untuk segera sampai di sekolah, Dengan sedikit terburu buru segera aku ambil kotak kecil yang berisi kumpulan benang dan jarum. Tidak berapa lama kancingpun terpasang rapi dan segera aku berikan ke pak su.

Hari ini pula pak su menghadiri rapat dinas di Bondowoso. Secara tidak sengaja beberapa orang teman selalu memandang pak su, pak su pun sedikit tanda tanya dalam hati "mengapa si A dan si B selalu melihat baju PSHku"  gumam dalam hatinya. Pak su pun akhirnya pergi ke toilet yang kebetulan ada cermin di dekat pintu toilet. Perasaan kaget, malu bukan main setelah kepala pak su melihat deretan kancing yang warna benangnya tidak sama. Ampun pak su