This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Showing posts with label cerpen. Show all posts
Showing posts with label cerpen. Show all posts

Thursday, August 6, 2020

P3K Tetanggaku

 

Terburu – buru aku ambil kunci sepeda karena jam menunjukkan 06.32 WIB sebuah kewajiban dan tanggung jawab harus kulaksanakan, Sepeda motor Vario 125 menjadi teman setia disetiap aktifitas, melaju dengan kecepatan 60 cc  untuk mendisiplinkan kinerja sebagai  generasi penerus umar bakri.

Mulailah kubuka lembaran- lembaran kertas putih bersama mereka,  bumbu canda dan senda gurau ditengah pembelajaran cukup mencairkan suasana, setengah jam terlewati tiba-tiba terdengar suara “tut...tut..tut” dari dalam tas ranselku, segeral  kuambil gawai “ Halo  Ma!...mba buyut jerit-jerit sakit perut, kakak tidak tahu harus gimana” suara panik putri sulungku dari kejauhan, “ okey...okey...kakak tenang! sekarang minta bantuan tetangga sebelah untuk membantu selama mama belum datang!” jawabku mencoba menenangkan putriku, “baiklah anak-anak pelajaran hari ini sampai disini mari kita tutup dengan bacaan Hamdalah” ucap terakhirku pada mereka dengan sedikit tergesa-gesa. Rasa takut dan khawatir bercampur aduk dalam hati melihat keadaan mbah buyut sudah sepuh, segera aku rapatkan sepeda motorku dan berlari menghampiri beliau yang terbaring  dengan rintihan menahan sakit “ yut... sakit apa?” tanyaku pelan beliau hanya menunjuk pada bagian perut. Harum segar aroma minyak kayu putih memenuhi kamar,tetangga yang seperti saudara telah memberi pertolongan pertama pada si yuyut duduk disebelahnya sambil memberi pijata-pijatan kecil. Segera kuambil obat penahan rasa sakit dan membantunya bangun dari tempat tidur untuk dapat minum obat.

Ternyata benar kata pepatah tetangga adalah saudara terdekat kita  Karena demikian penting dan besarnya kedudukan tetangga bagi seorang muslim, islam pun memerintahkan ummatnya untuk berbuat baik terhadap tetangga.

 

Bondowoso, 07 Agustus 2020

Wednesday, August 5, 2020

SkenarioNya begitu Indah

Setelah duduk dibangku kuliah semua terasa berbeda, ada beberapa aturan yang tidak begitu mengikat,kebebasan berekspresi  begitu luas, proses belajarpun tidak terikat diruang kelas, Yulia berusaha beradaptasi dengan lingkungan barunya . Lima bulan ia jalani di semester awal dengan mulus.  Toni seorang teman  satu fakultas yang selama ini dekat  dengan Yulia.

            Delapan bulan berlalu ada perasaan selain teman diantara keduanya kemanapun mereka lalui bersama, lumrahnya dua sejoli jatuh cinta, semua terasa indah bak bumi milik berdua. Liburan semester genap pun  tiba semua aktifitas mahasiswa diliburkan, tibalah saat berpisah bagi keduanya.  Begitu berat perasaan Yulia berpisah dengan teman yang selama ini begitu dekat, akhirnya mereka berdua berpisah di terminal bus, sorot mata keduanya mengisyaratkan begitu berat untuk berpisah...cie..cie...( mungkin gitu jika jatuh cinta). Hanya untuk bertukar kabar bagi Yulia tidak jadi kendala jika ia harus pergi ke Wartel setiap pagi, Sepuluh Kilo meter yulia tempuh dengan naik angkot untuk sampai ke wartel “ Berangkat jam berapa dari rumah ke kota M?” tanya Yulia “ Insyaallah jam Delapan dari rumah” sahut Toni dengan singkat, “ artinya jam Tujuh malam kita sama-sama sampai di kota M” sela Yulia.

            Sampailah di kota M tepat pukul 07.12 WIB yulia menuju Wartel untuk menghubungi Rumah Kos Toni, gagang telpon diangkat oleh ibu kos “ hallo...maaf bu bisa bicara dengan Toni?” , “ ini siapa? Barusan ada kabar jika  bus yang ditumpangi Toni tertabrak kereta api” serasa bumi dan isinya runtuh, gagang telpon jatuh tidak terasa dari tangan Yulia. Degup jantung yulia berdetak kencang “ apakah ini mimpi?” tanya yulia pada dirinya sendiri, Yulia terduduk dengan lemas di kamar wartel buliran-buliran bening tak terbendung lagi.  Ternyata kabar itu betul adanya Toni dipanggil terlebih dahulu menghadap sang maha pencipta INNALILLAHI WAINNA ILAIHI ROJI’UN.

            Sempat Yulia putus asa dengan keadaan yang dihadapinya tapi setelah berpikir panjang Yulia bangkit dari keterpurukannya. Dua tahun berlalu studi yulia selesai dengan menyandang gelar A.ma. tidak puas dengan gelar tersebut ia melanjutkan ke jenjang strata satu di kampus yang sama. Ditengah proses kuliah Yulia mengikuti tes yang di idam idamkan pada masa itu yaitu tes  CPNS di daerahnya. Dua bulan menunggu pengumuman tes yulia pulang untuk melihat pengumuman tak terasa namanya ada di barisan 98 peserta yang lolos tes, “Alhamdulillah tiada terhingga ya Allah, puji syukur ya Allah” ucap yulia seraya meneteskan air mata” Subhanallah.... begitu indah Rahasiamu, engkau ambil orang yang aku cinta, engkau ganti dengan lebih dari segalanya” Ucap yulia dalam sujud panjangnya “ Trimakasih wahai Allah yang sempurna, rencanamu lebih indah”.