This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Saturday, May 29, 2021

Yuyut

 


Yuyut

 

Mungkin jika secara umur beliau lebih dari seratus tahun. Beliau adalah nenek dari ibuku, entahlah mungkin aku dan anak-anakku termasuk cicit yang kesekian. Keadaan beliau semakin hari makin lemah hingga akhirnya tidak mampu untuk melakukan segala aktifitas sehari-hari hanya mampu duduk dan berbaring. Badan yang renta dan rambut yang putih tidak menyurutkan semangat beribadah, mulutnya selalu komat kamit berdzikir dengan tasbih di kedua tangannya.

Di awal Ramadhan beliau sempat ingin berpuasa, tetapi aku tidak mengizinkan karena berkaca pada tahun sebelumnya setelah dua hari berpuasa beliau pasti sakit. Akhirnya aku sarankan beliau tidak usah berpuasa cukup membayar fidyah.

Yuyutku selalu menanyakan waktu karena persiapan untuk melaksanakan sholat. Pernah suatu hari aku baru pulang dari tempat kerja, banyak berkas pekerjaan aku bawa pulang pikiranku penuh dengan berbagai jadwal kerja yang belum kelar di tambah suasana hari yang cukup panas.

Sepeda Supra X 2020 segera aku parkir di depan rumah lalu membuka helm , aku letakkan tas ransel di kursi teras rumah dan ketika hendak membuka alas kaki tiba- tiba aku dikagetkan sebuah teriakan dari arah rumah beliau “ Tolong...tolong...ada maling...maling...” suaranya begitu nyaring dan parau

Aku bergegas menuju rumah beliau yang letaknya hanya empat langkah dari rumah, ternyata beliau dalam keadaan tidur dengan wajah ditutup selendang berwarna kuning, aku sedikit menahan tawa melihat kelakuannya.

“ Yut...yut...bangun...bangun” suaraku pelan sambil aku pegang bahunya

Yuyut mulai membuka mata lalu berkata“ Maling pegang pentungan, dia lari ke belakang lemari”

Aku tidak mampu menahan tawa “ Malingnya sudah keluar, sebaiknya yuyut minum dulu supaya tenang” aku mencoba menenangkannya

Setelah minum seteguk air dengan dada yang masih tersengal-sengal beliau menceritakan si maling dalam mimpi , Aku hanya duduk santai mendengarkan dan membaca WA Grup GRIYA LITERASI.