This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sunday, November 15, 2020

Roman Hati bisu

 





Roman Hati bisu

Ada rasa yang tidak pernah aku mengerti

Hadir tanpa aku inginkan                    

Pergi tanpa jejak

Rasa....

Dingin...

Bisu....

Bisumu cerdik

Pemantik kobar api

Terpendar rindu tanpa henti

 

Bisumu canggih

Membuat hati sulit bertahan

Sembunyipun sulit kutak sabar

 

Bisumu membuatku gila

Bergelut dengan rasa

Mungkinkah...

Aku pemuja rahasiamu?

Kini...

Bisumu membuatku mengerti

Rasa ini hanya ilusi

Yang tidak pernah akan kumiliki

Waktu tidak beriring  takdir

Terhalang luas samudera hilir

 

Pujangga Singo ulung,09112020

 

Sunday, November 8, 2020

Permainan Masak-masakan

 





Bakda magrib selesai bercengkrama dengan sang maha Rahman dan Rahim melalui ayat suciNya kami duduk bersama di ruang tamu bercerita kejadian tadi siang di saat seperti inilah menjadi sarana untuk sharing, candaan kecil mewarnai keceriaan di malam senin. Bagi kami khususnya orang tua mempunyai putri yang masih berstatus siswa, membersamai dalam pembelajaran daring adalah tugas utama, suka duka pembelajaran daring menjadi tantangan tersendiri sekalipun kami seorang pendidik. Peran orang tua sangat besar selain mempererat hubungan keluarga, orang tuapun lebih memahami karakter belajar anak.

Malampun makin larut sebagai seorang ibu aku mencoba menerapkan hidup disiplin seperti jam tidur malam, jam sembilan malam mereka berdua harus sudah tidur. Sebelum tidur adik mendekatiku yang duduk di kursi panjang ruang tamu seraya mengajukan perijinan bermain masak masakan besok pagi bersama temannya

“Ma! Adik boleh main masak masakan besok pagi di rumah alif?” sedikit merayu

“maksudnya adik akan masak sendiri dengan teman?” tanyaku dengan pelan

Adik mengangguk   dengan raut wajah cemas....” tapi adik harus bawa beras satu ons, uang dua ribu sebagai iyuaran, boleh ya?” pertanyaan kian mencecar

“boleh, asal dengan satu syarat tugas dari sekolah harus diselesaikan!” mencoba memberi ijin walaupun ada kewajiban yang harus di penuhi.

“ Trimakasih ma” Rasa senang terpancar dari raut wajahnya yang polos sambil berlari menuju tempat tidur.

Permainan masak masakan merupakan permainan tradisional yang jarang di mainkan pada jaman sekarang. Ada  beberapa nilai positif yang dapat aku ambil dari permainan tersebut diantaranya Pertama meminimkan permainan gadget, Kedua memupuk rasa gotong royong dan setia kawan Ketiga melatih hidup mandiri atau penanaman karakter.

Desa Singo Ulung,09112020

 

 

  

Friday, November 6, 2020

Pentigraf

 


Setengah kantukku





 

Hidup di pedesaan dengan sifat sosial dan gotong royongnya masih  tinggi membuatku sering berinteraksi dengan mereka,ketika sore hari aku sempatkan berkunjung ke rumah saudara yang rumahnya bersebelahan. Ada banyak cerita yang asik di dengarkan saat bersama tetangga dan saudara dekat mulai cerita resep makanan, kisah mendidik anak, baju setrika yang menggunung. Seperti merasa mempunyai nasib sama .

 

Suara gaduh dan histeris terdengar dari rumah sebelah, beberapa tetangga dekat datang melihat apa gerangan yang terjadi, cairan merah berceceran di lantai dan secarik kain tidak mampu menahan darah yang keluar dari kepala Fauzan. Saat bermain dengan temannya sebuah lemparan batu tidak sengaja mendarat di kepalanya. Akhirnya Fauzan di bawa ke Puskesmas dengan dibonceng bu Surti.

 

Pak Surti keluar dari rumahnya yang bersebelahan dengan rumah Fauzan, sambil mengusap mata sedikit menahan kantuknya beliau menggerakkan tubuh ke kanan dan kekiri sambil bertanya pada anak sulungnya” rumah Fauzan sore ini rame dengan tetangga ada apa?”

 

Yuni Ira

Bondowoso,07112020

 

Mohon Krisannya

Tuesday, November 3, 2020

Untuk sholihahku

 

Sepertinya baru kemarin ibu menimangmu

Menyuapimu dengan sepotong roti Milna

Sebotol susu formula setia berkawan pada bibirmu

Membersamai dalam tumbuh kembang pribadimu

Gadis kecil ibu penuh kenes tomboy kini beranjak remaja

Menjelma gadis  yang pendiam sekali kali hanya melepas tawa ria

Bijaklah dalam setiap langkah dan sikap yang kau ambil

Maafkan ibu belum sempurna mencurahkan kasih sayang

Karena sebagian kecil waktumu kau habiskan dengan ibu asuh

Hari ini  Sabtu 28 November 2020 Umurmu menginjak Lima belas tahun

Untaian doa terbaik untukmu tidak akan lekang termakan waktu

Jalan kedepan menanti kesungguhan tekad yang gigih

Tidak besar harapan kami

“SHOLIHAH”

Nduk! Tahukah kamu? Mengapa Allah mengaruniakan Telinga kita dua dan mulut hanya satu? Jawabannya agar kita lebih banyak mendengar dan bermuhasabah daripada berbicara


Catatan seorang Ibu,28112020