Sunday, October 25, 2020

tulis

 Mengawali dunia tulis menulis mungkin bukan hobiku sejak kecil,jika menulis catatan pelajaran sudah menjadi makanan pokok setiap hari. Menulis sesuatu kegiatan yang ringan tetapi sulit dilaksanakan mungkin banyak penyebabnya bisa malas, enak rebahan atau di terpa kegiatan yang cukup menguras otak. Sesulit itukah untuk dapat menorehkan karya?

    Awal mula aku merasa takut untuk menulis dan bingung tulisan apa yang harus kutulis. Merasa tidak percaya diri dengan tulisan sendiri, rasa takut tidak dibaca orang dan takut tulisan tidak berkwalitas menyapa setiap rasa inginku untuk menulis.

   Takdir Allah mempertemukanku dengan hamba pegiat literasi, ibu Dianna salah satu wanita yang penuh semangat menggerakkan Literasi khususnya bagi penulis pemula di Bondowoso. Hampir setiap hari  aku membaca dan menyimak tulisan teman -teman litera di WAG. Dengan mengumpulkan semangat aku beranikan jemariku menekan keybord merangkai kata menjadi kalimat dan kukirim ke group. Aku tepis rasa malu dan takut tidak dibaca orang yang penting tulis dan tulis.Ternyata menulis dengan tehnik SERINDAH lebih asik dan santai lebih mantab lagi ketika aku di pertemukan dengan orang malang melintang di dunia literasi beliau adalah Bapak Ali Harsojo dari kota Sumenep, Bahasanya yang santai dan lugas membuatku semakin terlena dan menulis menjadi suatu kebutuhan setiap hari.

Kota Tape 25102020

  
  


0 comments:

Post a Comment