Kadhisa
sebuah istilah di desaku tepatnya desa
Blimbing Kecamatan Klabang Kabupaten Bondowoso kira-kira 13 Km dari arah kota
Bondowoso. Desaku sedikit masuk 5 Km dari jalan protokol arah Bondowoso-Situbondo
rata-rata penduduknya bermata pencaharian sebagai petani.
Menjelang
bulan Ramadhan tepatnya bulan Sya’ban menjadi tradisi di desaku mengadakan
Kadhisa arti dari kadhisa sendiri adalah selamatan desa sebagai bentuk rasa
syukur kepada Allah SWT atas nikmat yang telah dilimpahkan. Sebelum kadhisa
dilaksanakan pihak desa membentuk panitia HUT yang diwakili beberapa orang dari
setiap RT. Kata sepakat dalam keputusan bersama
di desa kemudian disosialisasikan di setiap Rt,
perayaaan kadhisa biasanya diawali
dengan beberapa lomba diantaranya: panjat pinang, lari karung, voli
antar RT, Ojung, makan krupuk,karaoke.
Kadhisa
identik dengan masakan kas desaku hingga menjadi wajib hukumnya “Tape ketan
leggit” hehhm ...mendengar namanya saja, membuat moodboosterku bangkit. Tape
ketan merupakan salah satu makanan tradisional masyarakat Indonesia yang masih
digemari hingga sekarang. Tape dibuat dengan proses fermentasi dari bahan-bahan
yang mengandung karbohidrat seperti beras ketan. Para ibu-ibu biasanya
menyiapkan tape dari jauh hari untuk mendapatkan rasa tape ketan yang manis dan
dingin. Tape ketan leggit tambah romantis dan serasi di lidah jika disandingkan
dengan Tettel, tettel merupakan kue olahan dari beras ketan yang dihaluskan
dengan rasa asin gurih, ketika tettel menikah
didalam mulut dengan tape ketan leggit “Masyaallah” nikmatnya.
Setelah
setiap RT melaksanakan syukuran terhadap nikmat Allah yang begitu besar, Masyarakat
menuju balai desa dengan berbagai macam arak-arakan dan pertunjukan atraksi diantaranya Atraksi 12 ekor SINGO
ULUNG, TOPENG KONA dan Tandhe’ bini’
(tari perempuan).
Tari
Singo Ulung diciptakan oleh Kiai Singo Wulu, yaitu seorang tokoh
masyarakat dan pendiri desa Blimbing . Tari Singo Ulung hampir mirip tari
barongsai dimainkan oleh dua orang penari,mungkin perbedaannya hanya di kostumnya
singo ulung identik menggunakan harimau berambut putih. Atraksi seni
tradisional Singo Ulung selalu ditampilkan dalam acara besar di Bondowoso, baik
tingkat lokal, nasional, bahkan internasional.
Jika
masih penasaran dengan Singo Ulung silahkan berkunjung ke desa Blimbing
Kecamatan Klabang, lebih tepat lagi saat Kadhisa.
Salam
Literasi
Bondowoso,
26082020










0 comments:
Post a Comment