Tuesday, August 18, 2020

Tertatih dalam Hancur

 



Menjejak  titian panjang

Kudekati dan menari diatas awan

Berhayal bak dunia cindrella

Haluku terlalu tinggi

 

Sehingga......

Saat hempasan topan marah

Terbanglah  menjadi puing-puing kecil

Sulitlah kurajut menjadi harapan nyata

 

Nahkodaku oleng tanpa jangkar

Kapalku perlahan-lahan karam

Mencoba mencari secercah sinar

Yang dapat memberi kehangatan dan enegi

Sinari aku dengan hidayahMu

 

Kucium bumi ciptaanMu

Bibir gemetar menyebut asmaMu

Dengan aliran anak sungai

Yang Mengalir tanpa muara pasti

Basah kuyup kain putihku

Kami dariMU

Dan akan kembali padaMu

 

Bondowoso,19082020

 


0 comments:

Post a Comment