Menjejak
titian panjang
Kudekati
dan menari diatas awan
Berhayal
bak dunia cindrella
Haluku
terlalu tinggi
Sehingga......
Saat
hempasan topan marah
Terbanglah
menjadi puing-puing kecil
Sulitlah
kurajut menjadi harapan nyata
Nahkodaku
oleng tanpa jangkar
Kapalku
perlahan-lahan karam
Mencoba
mencari secercah sinar
Yang
dapat memberi kehangatan dan enegi
Sinari
aku dengan hidayahMu
Kucium
bumi ciptaanMu
Bibir
gemetar menyebut asmaMu
Dengan
aliran anak sungai
Yang
Mengalir tanpa muara pasti
Basah
kuyup kain putihku
Kami
dariMU
Dan
akan kembali padaMu
Bondowoso,19082020








0 comments:
Post a Comment