Saturday, August 22, 2020

CRATER HILL WURUNG

 

Setelah  sekian lama kurang lebih Empat bulan hanya beraktifitas didalam rumah dan lingkungan sekitar karena wabah pandemik Covid 19, membuat pikiran sedikit jenuh dan bosan, akhirnya keluarga kami sepakat berwisata alam tepatnya di Kecamatan Ijen Kabupaten Bondowoso. Jarak dari rumah kurang lebih 62 Km ada beberapa  tempat wisata alam diantaranya air terjun mini, pemandian air hangat, Kawah wurung dan Goest House Jalan menuju Ijen bisa dilalui dengan Mobil dan sepeda, jalan beraspal penuh dengan tikungan dan tanjakan serta disekelilingnya terlihat kebun kopi.

Wisata alam tapi bebas dari Pandemik adalah pilihan tepat dimasa sekarang, kamipun mengajak seluruh keluarga menuju Kawah Wurung. Kawah Wurung ada di sebuah desa bernama Jampit yang terletak di kecamatan Sempol kabupaten Bondowoso. Kawah ini terletak berdekatan dengan Kawah Ijen. Bila dihitung dengan jarak, letaknya kurang lebih hanya sembilan hingga sepuluh kilometer. Cukup terjangkaulah karcis untuk masuk Area kita hanya butuh Lima Ribu Rupiah setiap orangnya.  Ada beberapa anak tangga yang harus kami lewati untuk menucu puncak, Udara dingin sejukpun menyapa tubuhku,segera kulangkahkan kakiku menaiki setiap tangga, tanpa lepas dari kamera hanya untuk mengabadikan lukisa-lukisan sang Maha Pencipta yang tiada tara. Sampailah pada puncak bukit aku berdiri tegak, Kulihat jelas  deretan bukit, gunung dan hamparan rumput hijau nan luas bak savana di  Pulau Sumbawa “Subhanallah” begitu sempurna ciptaanMu Ya Allah. Ada yang menyebut Kawah Wurung ini sebagai jamrudnya Bondowoso. Ya, hal tersebut sangatlah wajar, karena memang wilayah ini adalah padang rumput terluas yang ada di kabupaten Bondowoso.


Perjalanan wisata kamipun dilanjutkan ke sebuah air terjun mini terletak dipinggir jalan menuju Kecamatan Ijen, Sempat kaget pertama melihat warna air yang tidak biasa, warna airnya kuning sedikit hijau dan banyak buih kemungkinan besar yang menyebabkan warna tidak biasa adalah ada  cairan belerang. Yaahhh... Air Terjun Sungai Kali Pahit nama wana wiasata tersebut, aliran anaksungainya kecil dan lurus dan mengalir di batuan vulkanik yang bentuknya panjang seperti sungai,  dikelilingi batuan vulkanik yang cukup luas serta rindangnya pohon-pohon pinus, Cukup membayar Tiga Ribu Rupiah untuk masuk wana wisata tersebut,  lagi-lagi detak kagumku dengan keindahan alamNya yang tiada tandingnya.


6 comments:

  1. Sudah bagus nihh ulasan editorialnya ... Mantap...

    ReplyDelete
  2. Hanya bs menikmati keindahannya lewat cerita...kemarin Jagaoan no.2 lagi nan lagi ke sana he he " mama di rumah saja" begitu katanya.

    ReplyDelete
  3. Ayo bu husnul! Mungkin kita bersama2 ke kawah wurung

    ReplyDelete
  4. Ya salaaaam...rihlah saat covid menyandera

    ReplyDelete