Mendengar
kata Tobbelen masak pedas membuat moodbosterku bangkit. Tobbelen atau Kerang berekor , Kerang Lentera (Lingula unguis) merupakan salah satu marga (genus) dari phylum Brachiopoda. Kerang berekor atau
masyarakat menyebutnya tobbelen hidup di dasar perairan yang umunya dangkal,
tidak berkoloni, daerah berlumpur dan dapat berpindah tempat dengan pendukel ( ekor panjang seperti kecambah
) yang berfungsi sebagai tongkat. Saat air laut mulai surut perburuanpun
dimulai dengan mencari gundukan dan memunculkan tiga titik di dasar pasir seperti melihat tiga lubang
semut . Untuk memudahkan perburuan dapat menggunakan cangkul, menangkap kerang
ini, harus cepat karena kerang ini seketika akan menarik diri ke dasar tanah
sehingga jejaknya akan menghilang.
Aneka masakan tobbelen ( madura ) dimasak kuah kunci pedas, bumbunya cukup
sederhana sediakan bawag putih, bawang
merah, satu ruas kunci, lima buah cabe rawit, penyedap rasa, garam, minyak
goreng secukupnya untuk menumis. Semua bumbu dihaluskan kemudian ditumis tuangkan
air secukupnya, setelah kuah mendidih masukkan tobbelen yang sudah dibersihkan
tunggu 15 menit, setelah dirasa cukup
matang, tobbelen siap disajikan.
Tobbelen kuah pedas mempunyai
rasa mak nyuss, sehingga langsung terjadi pertarungan sengit dimulut,
pedas dan gurih bercampur hingga bercucuran keringat menyertai keseruan saat
makan . Selamat mencoba!
Salam Literasi
Bondowoso, 10082020








Apa itu sama dgn cambah laut ya bu? Waktu kecil sering makan tp dibuat sayur kayak sayur bening gitu...
ReplyDeleteIni makanan kesukaan kebetulan rumah nenek di Paiton dekat pesisir enak banget bs makan bermacam2 ikan laut dari tebbelen,kerang dara,cumi udang kepiting tp skrg gak bisa ky dl lagi krn nenek sdh lama wafat
ReplyDeleteGurih pedas....semacam pertarungan yang cukup pas di mulut...
DeletePenasaran, ingin nyoba.
ReplyDelete